12BSPORTSID.com – Manajer Pep Guardiola enggan menyalahkan pemainnya setelah Manchester City ditahan imbang 3-3 Feyenoord. Padahal nyaris di sepanjang laga Citizen dalam posisi unggul tiga gol.
City mendapati diri mereka dalam situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Mereka terperosok dalam keterpurukan enam pertandingan dengan gagal meraih kemenangan di Liga Champions.

Blunder di pertahanan membuat Feyenoord mencetak tiga gol dalam waktu 15 menit, membuyarkan keunggulan 3-0. Alhasil, laga yang seharusnya menjadi dorongan kepercayaan diri bagi City berubah menjadi sebaliknya.
“Tidak perlu mengatakan apa pun kepada (para pemain), mereka tahu betul,” kata Guardiola.
“Begitulah adanya, sulit untuk menerimanya sekarang. Kami menyerah terutama pada yang pertama dan setelah itu kami tidak cukup stabil.”
Dua gol dari Erling Haaland dan satu gol dari Ilkay Gundogan membuat pendukung tuan rumah bersorak. Namun Anis Hadj Moussa memperkecil ketertinggalan untuk Feyenoord pada menit ke-75, memaksimalkan blunder Josko Gvardiol.
Umpan ceroboh lainnya dari pemain berusia 22 tahun itu membuat Santiago Gimenez mengubah kedudukan menjadi 3-2 tujuh menit kemudian. David Hancko menyamakan kedudukan untuk tim Belanda pada menit ke-89.
“Ia masih sangat muda, ia akan belajar,” kata Guardiola tentang Gvardiol, yang tampak putus asa setelah gol kedua Feyenoord.
“Saya akan sangat salah jika saya menyalahkannya. Ia pemain yang fantastis, anak yang fantastis, dan harus lebih dari sebelumnya.”
Di akhir pertandingan, penonton mencemooh City, yang turun ke posisi ke-15 dalam klasemen 36 tim dengan delapan poin. Mereka tertinggal dua poin dari delapan tim teratas yang lolos otomatis ke babak 16 besar. 16 tim berikutnya memasuki babak playoff dua leg untuk mencoba bergabung dengan mereka.
“Mereka datang ke sini bukan untuk mengingat kesuksesan di masa lalu, tetapi untuk melihat tim menang,” kata Guardiola.
“Tentu saja mereka sepenuhnya benar untuk mengungkapkan apa yang mereka rasakan. Tentu saja (mereka) kecewa.”
Manajer Feyenoord Brian Priske berseri-seri karena bangga setelah timnya menjadi tim pertama dalam sejarah Liga Champions yang bermain imbang setelah tertinggal tiga gol hingga menit ke-75.
“Saya suka sekali kata ketahanan dan itulah yang dimiliki anak-anak ini,” katanya.
Tim asuhan Guardiola selanjutnya menghadapi salah satu ujian terberat mereka musim ini di laga berikutnya. Mereka akan bertandang ke Anfield, kandang Liverpool pada hari Minggu. Kekalahan akan membuat City tertinggal 11 poin dari The Reds.
Ketika ditanya apakah ia mampu mengangkat pemainnya untuk menghadapi tantangan besar, Guardiola berkata: “Kami harus melakukannya, kami harus melakukannya. Itu tugas saya.”